Kamis, 23 Juni 2011

Serial GJ : Bertemu seorang maho


Sebenarnya ini cerita chelsea, siska & yuki waktu mereka bertiga pergi ke mall. Enggak tau kenapa ujung-ujungnya semua pada ikutan.
Awalnya siska yang ngajukan usul ke semuanya
“Girls, ada yang mau ikut aku nggak? Ntar sore aku mau ke mall buat beli aksesoris model terbaru loh” ujarnya penuh semangat
“aduh, gimana ya? Aku kayaknya nggak bisa deh sis. Sori banget ya” kata rega
“sama kaya  rega deh, aku juga nggak bisa. Gapapa kan?” Tanya mica yang emang males
“gapapa kok, aku kan nggak maksa” jawab siska
“aku belom tau, bingung nih” jawab wiwin
“Aku.. eh, kita ikut!” kata Chelsea dan yuki bersamaan yang emang dasarnya maniac fashion
“oke deh, kamu yu?”
“eng.. gimana ya? Aku bingung mau ikut apa enggak. Sebenarya aku nggak mau ikut tapi takut kamunya marah atau tersinggung. Jadi aku …, ya bingung” jawab ayu masih dengan polosnya
“yaudah deh, nggak usah ikut juga nggak apa-apa”
“Aduh, maaf ya sis. Kamu pasti marah gara- gara aku nggak mau ikut. Plis.. maafin aku, pliss..” kata ayu sambil meratap dengan lebaynya
***
Keesokan harinya, risuh – risuh di deretan bangku tempat mereka bersemayam.
“hah?! Yang bener aja. Gila lo” sahut rega masih nggak percaya
“beneran, sumpah tu cowok keren banget” jawab yuki antusias
“kalian pasti nyesel deh. Gara-gara kemaren nggak ikut kita” tambah Chelsea
“wah,.. jadi pengen tau. Tu cowok kaya gimana” ujar mica sambil menghayal
“Nah, gini aja. Ntar sore kita ke mall bareng-bareng biar nggak pada penasaran, Tuh cowok kan pergi ke mall tiap hari dan seperti cerita siska tadi. Selalu berada di tempat yang sama dan di waktu yang sama. Tul nggak?” usul wiwin dengan mantapnya yang membuat mata mica semakin berbinar- binar untung aja nggak bengkak *nggak kebayang gimana jadinya* sementara rega dan ayu hanya mengangkat bahu.
Rencana pun dimulai..
Sorenya mereka ber-7 pergi ke mall dengan pakaian necis-necis dan baru setengah jalan ada kemacetan lampu lau lintas. Setelah sejam berlalu jalanan pun kembali lancar.
“Aduh, bisa telat nih ketemu ma cowok keren” protes mica dilanjut anggukan siska, Chelsea dan yuki yang sangking ngebetnya pengen ketemu cowok yang sedang dibicarakan.
“bukan acara resmi-resmian kale.., yang kalo telat langsung kena resiko”
“makanya ngebut, neng!” tambah wiwin
“Eh, saya bukan sopir amatiran yang bias disuruh-suruh ya” kata rega nggak terima
“udah dong, kalian jangan rebut terus. Rega kan lagi nyetir, nggak usah di ajak ngomong ntar nggak konsen, terus nabrak lagi. Kita yang rugi kan? Makanya jadi orang yang sabar, abis itu..” belum selesai ayu berkotbah, ke-6 sahabatnya sontak berteriak
“STOOP..!!” dan ayu pun terdiam merunduk. Ceramahnya lancar ditutup dengan ocehan sekawannya
JENDARR!!..
Mobil milik rega berhenti
“Apaan lagi sih?” kata wiwin
“iya, kok berenti sih?” sambung siska
“gagal deh ketemu ma cowok keren” kata mica
Ayu masih diam
“dengerin ya seluruh temanku yang bawel bin rewel!.., mobilku mogok bukan karena apa. Jadi tolong dong, dorongin kalo kalian emang niat banget nge-gaet cowok yang gak jelas asal-usulnya” kata rega emosi sekaligus bangga akan ucapannya barusan.
Mau tidak mau mereka harus memetuhi titah rega. Belum sempat mereka buka pintu mobilnya, yuki berteriak.
“eh, tunggu tunggu tunggu, kayaknya itu cowok yang kemaren aku liat di mall deh” sambil menunjuk salah satu meja yang ada diteras kafe
7 pasang mata pun menyorot tajam memperhatikan makhluk tersempurna yang pernah mereka lihat. Dan dia kini sedang menyeruput secangkir kopi panas di mejanya.
Chelsea, yuki, dan siska tak henti-hentinya memandang cowok itu, mica apa lagi. Matanya tak dapat berkedip sedikitpun (Sedikitpun!). Ayu masih terdiam merunduk menyesali perbuatannya hingga sesegukan (dan hampir mengeluarkan air mata gara-gara dibentak teman-temannya). Rega dan wiwin tak dapat melihat objek yang di fokuskan teman-temannya. Karena jendelanya terhalang tubuh ke-4 teman mereka.
Cowok ganteng bin keren itu terlihat melambaikan  tangan kearah mobil. Chelsea, yuki, siska, dan mica merespon dengan melambaikan tangan mereka.
“pada liat apaan sih?” Tanya rega
“nggak tau, nggak keliatan” jawab wiwin
“Ssst.. jangan berisik” kata Chelsea
“Bisa diem nggak sih, nggak tau apa kalo tuh cowok lagi ngelambaiin tangannya ke aku” sambung yuki
“eh, bukan ke kamu, tapi ke aku” kata siska mulai nyari ribut.
Mica tak mempedulikan mereka semua, matanya kini mulai bengkak dan kering, kemudian merah dan mengeluarkan air mata. Minatnya pada cowok tersebut lebih tinggi daripada kesehatannya sendiri.
Ternyata cowok tersebut melambaikan tangan kepada seorang laki-laki tua kepala 4. Mereka pun bersalaman dan pria tua itu mencium pipi cowok ganteng tersebut dengan mesra, kemudian merangkulnya dan mengajak cowok tersebut ke mobil miliknya.
Ke-4 cewek tersebut saling berpandangan. Kemudian secara berjamaah mengucek-ucek mata mereka, Mica baru merasakan matanya bengkak, Rega dan wiwin masih kebingungan. Dan setelah mereka mengetahui kejadian yang sebenarnya, mereka pun menganga ternganga-nganga. Cowok itu ternyata seorang maho.!!

1 komentar:

  1. Tokoh:
    1. Chelsea Qnan Pradipta
    ciri" : Baik, punya lesung pipit, stylish
    2. Momica Maga Puspa
    ciri' : Baik, imut, lucu, konyol
    3. Ayu putri anggraini
    ciri" : Baik, lucu, polos banget, perhatian, punya lesung pipit
    4. Fransisca Sovia wedu
    ciri" : Baik, suka nolong, stylish
    5. Farida windari
    ciri" : suka ngelucu, Honh ki's big fans
    6. Raiga odo masha
    ciri" : kulit sawo matang, paling muda, kekanak-kanakan, ga pinter-pinter amat, tomboy
    7. Yukieza lalalililelo
    ciri" : rambut coklat, idung mancung, fashionable, pakaiannya lucu", kayak orang japan tapi asli indonesia
    karakter : baik banget, IQnya sedang, ego, sensi, ceria, cengeng, kyak anak kecil, tapi setia kawan
    .
    NB: request dari mereka

    BalasHapus

Polyvore